Tips Merintis Usaha Warung Kopi Dengan Modal Minim Dan Profitabel

Kopi adalah salah satu minuman yang sangat di gemari oleh banyak orang, terutama para pencinta kopi. Memang sangat banyak sekarang warung kopi, atau cafe- café sederhana maupun mewah. Namun jangan salah, usaha warung kopi ini aalah salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan loh! Jadi untuk kamu yang tertarik dalam merintis usaha ini jangan ragu lagi, memang jika kamu ingin membuka usaha warung kopi dipikiranmu pasti membutuhkan modal yang banyak.

Namun ternyata tidak semua warung kopi membutuhkan modal yang banyak, semua tergantung konsep dan konsumen yang kamu targetkan. Bagaimana sih tips usaha warung kopi dengan modal minim dan profitabel? Yuk kita simak dibawah ini.

1. Menyiapkan konsep warung kopi dengan cermat

Tahap pertama yang paling penting untuk dilakukan adalah merencanakan business plan yang matang dan mendetail. Untuk menghasilkan konsep yang ideal, kamu pun bisa melakukan riset kecil-kecilan mengenai kedai kopi sesuai dengan target yang kamu inginkan. Selain mengetahui konsep yang ideal, kamu juga sudah harus merencanakan keuangan dan operasional kedai untuk kebutuhan forecasting. Business plan dan forecasting tersebut pastinya akan sangat membantu kamu dalam tahap awal perkembangan kedai kopi.

2. Membangun Kerja Sama dengan Bisnis Lain

Trik satu ini sebenarnya sudah digunakan sebagai cara memulai bisnis yang besar maupun kecil. Dengan membangun kerja sama dengan bisnis lain yang sudah sukses. Kamu seakan menciptakan hubungan simbiosis mutualisme dimana kedua bisnis bisa saling membantu dalam meningkatkan revenue. Katakan saja partner kerja sama bisnis berkecimpung di dunia sewa-menyewa bangunan, dengan ini kamu bisa bernegosiasi lokasi bisnis cafe kamu dengan harga yang masih masuk akal. Opsi lain, kamu bisa mengandalkan supplier kopi dari sumber yang sudah kamu kenal. Cara ini akan mengurangi biaya utama pembelian kopi pada awal mula dibangun dan setiap bulannya. Layaknya bekerja sama dengan bisnis yang sudah ada, kamu juga bisa memulai bisnis kopi kamu dengan membangun kemitraan dengan usaha lainnya. Sebagai contoh, kamu bisa menggabungkan kedai kopimu di tempat penjualan buku. Kedua bisnis di atas bisa saling membantu karena dua-duanya dapat berjalan di waktu yang bersamaan. Apalagi mengingat bisnis cafe yang dilengkapi perpustakaan kecil sedang nge-hits di kota-kota besar.

3. Beli Keperluan Cafe di Tempat Barang Bekas

Untuk semakin memotong anggaran modal, cobalah mengunjungi tempat jual barang bekas sebelum kamu membeli alat-alat cafe di toko besar. Terutama peralatan utama seperti mesin espresso, mesin giling kopi, dan tempat penyimpanan uang. Barang-barang di atas sudah bisa kamu temukan di toko BaBe dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang dipatok di toko-toko besar. Kamu juga bisa mengunjungi tukang loak untuk meminta informasi tentang peralatan di atas, biasanya mereka lebih tahu tempat-tempat menjual barang second yang kualitasnya masih baik.

4. Perencanaan keuangan yang tepat

Keuangan merupakan faktor yang sangat vital untuk segala kegiatan usaha, tak terkecuali untuk usaha kedai kopi. Sebab, perencanaan keuangan yang tepat tidak hanya sekadar struktur dan omset modal saja, namun juga bersifat jangka panjang dalam beberapa bulan kedepan.  Dapat disimpulkan jika perencanaan keuangan yang tepat akan berpengaruh besar terhadap keuntungan maupun operasional warung. Setidaknya perencanaan keuangan ini harus kamu terapkan saat sebelum warung kopi tersebut beroperasi.

5. Gunakan tenaga yang profesional

Untuk eksekusi bisnis yang baik, kamu harus memerlukan tenaga profesional yang tepat dalam industri kopi. Tak hanya dari sisi operasional saja, pemilihan barista pun juga harus diperhatikan dengan baik, sehingga menghasilkan kualitas kopi yang baik. Pastikan tenaga yang kamu gunakan sesuai dengan kemampuan, dan juga memiliki sense of belonging yang tinggi.

6. Pertimbangkan Memulai Usaha Kedai Kopi Online

Memulai bisnis kopimu di sosial media bisa mengurangi biaya modal sampai 80% karena kamu enggak usah menyewa tempat, membeli furnitur pelengkap desain interior, beserta kursi dan mejanya. Kamu cukup mempunyai peralatan membuat kopi, lalu sisanya bisa kamu lakukan di rumah dan menyediakan pesanan lewat sistem delivery. Akan tetapi, dalam memulai bisnis online, kamu mau tidak mau harus bisa menguasai teknik marketing yang baik agar omset dan eksistensi bisnis cafemu tidak pernah turun. Salah satu strategi marketing yang hampir selalu bekerja adalah mengadakan diskon, promo, atau free gift untuk beberapa pelanggan pertama.

7. Lakukan riset menu dengan baik

Setelah menjalani tahap persiapan, kamu pun juga harus mengetahui selera konsumen mengenai menu kopi apa yang akan dijual. Memang, saat ini kaum milenial sangat menyukai es kopi kekinian dengan beragam jenis maupun rasa yang nikmat. Namun hal tersebut tidak cukup untuk menarik perhatian konsumen untuk segala usia. Oleh sebab itu, kamu pun harus melakukan riset yang cermat untuk menghasilkan suatu kopi yang berbeda untuk dijual.

8. Memilih supplier kopi terbaik

Jika riset kopi tersebut telah berhasil, maka kamu pun harus menentukan supplier kopi yang sesuai dengan keinginanmu. Berdasarkan teori rantai pasokan, supplier memegang andil yang sangat kuat dalam distribusi maupun produksi kopi. Untuk hal ini, kamu bisa melakukan uji coba jenis biji kopi sampai menemukan kopi yang sesuai. Pastikan jika supplier yang kamu pilih memiliki harga yang terjangkau dengan lokasi yang tepat untuk memangkas biaya kirim.

9. Jangan Mempekerjakan Terlalu Banyak Karyawan

Sebuah bisnis pasti akan berjalan dengan bantuan banyak pegawai. Tapi untuk permulaan, ada baiknya kamu tidak memaksakan diri merekrut terlalu banyak orang. Untuk satu bulan pertama, jika ada gunakan jasa teman-teman dekat atau keluarga. Perlahan-lahan, barulah pekerjakan pegawai baru untuk membantu. Mencari pegawai berpengalaman bisa menjadi sesuatu yang sulit. Sebaik apapun performa calon staf kamu saat wawancara, kamu tidak tahu apakah dia cocok dengan posisi yang kamu butuhkan. Perhatikan kinerjanya dengan baik dan jangan ragu untuk memberhentikan mereka jika ternyata kehadirannya tidak membantu. Sebaliknya, beri apresiasi lebih jika ternyata staf baru kamu mampu melampaui ekspektasi.

10. Gencar Melakukan Promosi

Dalam memulai usaha jenis apapun, promosi adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Promosi inilah yang akan membuat orang-orang mengetahui keberadaan usaha warung kopi yang sedang kamu jalankan. Promosi bisnis dapat kamu lakukan dengan berbagai cara, baik dengan cara konvensional maupun digital. Untuk promosi konvensional, kamu bisa mencetak spanduk, brosur, atau pamphlet, namun memang cukup memakan biaya yang besar. Selain itu, kamu juga harus memaksimalkan digital marketing. Untuk menghemat biaya kamu dapat memanfaatkanlah internet sebagai saluran marketing, karena saat ini tren pemasaran yang ampuh adalah melalui sosial media dan tidak memerlukan biaya yang besar.

Nah itulah berbagai tips untuk kamu merintis usaha warung kopi dengan modal yang minim, tentunya jika kamu ingin merintis usaha warung kopi, kamu membutuhkan perincian data-data dan catatan usaha kamu. Karena itu OKEO akan membantu kamu untuk mempermudah kamu dalam perincian data dan catatan usaha kamu secara otomatis, jadi kamu tidak perlu ribet dan pusing lagi untuk mendata usaha warung kopi kamu. Jadi yuk mulai bisnismu bersama OKEO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *